Senin, 09 Juli 2012
Derita abadi karena dengki
Gelang di tangan orang yang hendak dirampas tidak dapat, cincin di jari sendiri terlucut hilang. Begitulah peribahasa Melayu menggambarkan keadaan orang yang menyimpan rasa dengki. Harapan ingin mendapatkan milik orang tak didapatkan, namun sesuatu yang menjadi milik sendiri dikorbankan. Karena sejatinya pendengki selalu rugi, tak ada keuntungan sedikitpun bagi pendengki. Bahkan, gambaran peribahasa tersebut belum cukup menggambarkan total kerugian orang yang dialami orang yang terjangkiti penyakit dengki.
Derita Para Pendengki
Tak ada yang lebih patut dikasihani melebihi orang yang menderita penyakit dengki. Jika umumnya manusia berpikir dan berbuat untuk sesuatu yang menguntungkan dirinya, atau sekedar menyenangkan hatinya, tidak demikian halnya dengan pendengki. Tak ada keuntungan sedikitpun yang dihasilkan pendengki. Tak ada pula kesenangan hati yang dipanen oleh orang yang hasud.
Kerisauan hati yang tak putus-putus, dialami oleh pendengki saat melihat orang lain mendapat nikmat. Semakin banyak nikmat disandang orang lain, makin menguat gelisah hati pendengki. Ini tidak akan berakhir hingga nikmat tersebut hilang dari orang yang didengki, bahkan terkadang belum terobati juga rasa dengki itu sebelum orang yang didengki tertimpa banyak kerugian. Dari sini kita tahu, betapa jahat seorang pendengki, ia tidak rela melihat orang lain bahagia, sebaliknya ia bersuka cita melihat orang lain bergelimang lara. Allah Ta'ala menggambarkan sikap dengki ini dalam firmanNya, "Bila kamu memperoleh kebaikan, maka hal itu menyedihkan mereka, dan kalau kamu ditimpa kesusahan maka mereka girang karenanya." (QS. Ali Imran: 120)
Berbeda dengan kesedihan atau musibah yang dialami oleh orang yang bersabar, kegalauan yang terus menerus dirasakan oleh pendengki adalah musibah berat yang sama sekali tidak mendatangkan pahala, bahkan berpotensi menggerogoti kebaikan, sebagaimana api melalap kayu bakar yang telah kering.
Kamis, 28 Juni 2012
Hukum Berpuasa Ketika Safar
BAB PUASA KETIKA SAFAR
Asy-Syaikh ‘Abdullah Alu Bassam dalam kitabnya Taisirul ‘Allam Syarh ‘Umdatil Ahkam menyebutkan muqaddimah bab ini, beliau mengatakan:
Syari’at ini datang dengan hukum-hukum yang sangat mudah dan ringan, sebagai realisasi dari firman Allah subhanahu wata’ala:
Begitu pula Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam ayat-Nya yang lain:
Karena bepergian (safar) itu pada umumnya terdapat padanya kesukaran (rasa berat) dan kesulitan, serta merupakan sebagian dari adzab, maka hal-hal yang berkaitan dengannya diringankan, di antaranya dibolehkan berbuka di siang hari (tidak berpuasa) pada bulan Ramadhan, ini adalah rukhshah (keringanan) yang disunnahkan, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Puasa ketika bepergian itu tidak termasuk kebaikan.”
Asy-Syaikh ‘Abdullah Alu Bassam dalam kitabnya Taisirul ‘Allam Syarh ‘Umdatil Ahkam menyebutkan muqaddimah bab ini, beliau mengatakan:
Syari’at ini datang dengan hukum-hukum yang sangat mudah dan ringan, sebagai realisasi dari firman Allah subhanahu wata’ala:
وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ
“Dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.” (Al-Hajj: 78).Begitu pula Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam ayat-Nya yang lain:
يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْ
“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (Al-Baqarah: 185).Karena bepergian (safar) itu pada umumnya terdapat padanya kesukaran (rasa berat) dan kesulitan, serta merupakan sebagian dari adzab, maka hal-hal yang berkaitan dengannya diringankan, di antaranya dibolehkan berbuka di siang hari (tidak berpuasa) pada bulan Ramadhan, ini adalah rukhshah (keringanan) yang disunnahkan, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Puasa ketika bepergian itu tidak termasuk kebaikan.”
Minggu, 17 Juni 2012
Windows 7 Loader
Bagi sobat pengguna Windows 7, mungkin tidak asing dengan software yang satu ini. tetapi bagi para pengguna Windows 7 yang masih coba2 (baru mulai menggunakan) mungkin blm tau dengan software 7 Loader.
Fungsi dari software aplikasi ini adalah untuk mengaktifkan windows 7
yang belum teraktivasi dikarenakan kita menggunakanya secara illegal alias tidak
membeli kode lisensi dari microsoft.
Untuk penggunaannya
juga sangat mudah
Instal
Windows 7 pada PC/ Notebook kamu (semua versi Windows 7), tentunya bukan windows
7 original (asli).
Download
Windos 7 loader dibawah
Kemudian
instal Windows 7 Loader sampai
selesai dan komputer kamu akan meminta untuk direstart.
Setelah
komputer kamu hidup coba dicek pada Sistem operasi komputer kamu dengan cara
klik kanan menu “Computer”, klik "properties".
dan hasilnya
berarti Sistem Operasi Windows 7 pada komputer kamu tidak lagi trial alias sudah aktif
selamat mencoba, semoga berhasil
Rehat Sejenak, Lembutkan Jiwa dengan Canda ala Nabi
Rehat Sejenak, Lembutkan Jiwa dengan Canda ala Nabi
Terlalu
banyak tertawa dapat menghilangkan wibawa dan harga diri serta
menyempitkan hati, memang salah satu isi surat Umar bin Abdul Aziz
kepada Adi bin Arta’ah. Namun, kehidupan sebagai seorang Muslim yang
taat berusaha menegakkan perintah-Nya pun bukan kehidupan yang mudah.
Berbagai rintangan, ujian, kesulitan bahkan kegetiran seringkali datang
dan melelahkan. Karena itu, setiap manusia pasti membutuhkan waktu untuk
rehat. Sekadar melepas penat agar tubuh menjadi gesit kembali dan
supaya jiwa tak menjadi goyah akibat beban yang terlalu berat.
Jumat, 15 Juni 2012
Terjemahan Riyadus Shalihin
Hadits adalah merupakan pedoman pokok dalam Islam di samping Al-quran.
Riyadhus Shalihin adalah salah satu di antara sekian banyak kitab hadits
yang membicarakan masalah akidah, syari’ah dan akhlak, yang
ketiga-ketiganya merupakan sendi ajaran Islam. Ebook yang ada di tangan
anda ini merupakan terjemahan dalam bahasa melayu yang bisa dipahami
oleh kaum muslimin di asia tenggara terutama Indonesia, Malaysia dan
singapura.
Judul : Riyadus Shalihin
Karya : Imam Nawawi
untuk men-download dalam bentuk pdf, silahkan Klik dibawah ini
Download
Agar Hidup Makin Berarti di Usia Senja
Agar Hidup Makin Berarti di Usia Senja
Siapapun
yang melihat sosoknya pasti akan berdecak kagum. Bagaimana tidak, di
usianya yang hampir mendekati enam puluh tahun, dia masih setia
mendatangi satu demi satu kelompok pengajian yang dibinanya. Setiap
hari. Tak jarang, jarak tempuhnya cukup jauh. Semua jarak itu ia tempuh
dengan bersepeda motor.
Ketika
ditanya apa yang membuatnya tetap setia menjalani itu semua –terlebih
dengan kondisinya yang telah menjelang senja, Muslimah yang sebelumnya
adalah seorang muallaf tersebut menjawab bahwa ia hanya ingin mengikuti
Rasulullah SAW.
Di dalam surat Ali Imran ayat 31, Allah SWT berfirman, “Katakanlah
(Muhammad), ‘Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah
mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. ‘ Allah Maha Pengampun, Maha
Penyayang.”
Ibu yang
masih terlihat bugar di usia senjanya itu pun berkata bahwa ia ingin
mengikuti Rasulullah Saw yang telah memberikan seluruh hidup dan daya
upayanya hingga di ujung usia. Meski usianya tak muda lagi, ia ingin
seperti Rasulullah yang terus mengabdi dan memperjuangkan kalimat Allah
SWT hingga maut menjemput. Meski ia sadar bahwa ia tak pernah sebanding
dengan keagungan Rasulullah Saw tetapi ia bertekad, ingin terus berarti
di usia senjanya untuk Islam.
Langganan:
Postingan (Atom)





